Spread the love

source : Alodokter

Pengobatan stroke Surabaya bisa Anda lakukan di RS Premier Surabaya. Pasalnya, sudah ada unit khusus untuk penanganan pasien stroke agar mereka bisa menjalankan aktivitas harian dengan mandiri dan mengembalikan kualitas hidup. Dalam Stroke Unit, setiap pasien bisa mendapatkan pelayanan advance. Baik dari pengangkatan gumpalan darah di bagian otak hingga terapi pasca strokePilihan terapi yang tersedia pun bervariasi. Ini akan dilakukan setelah kondisi penderita sudah stabil. Laman Alodokter, menyebut jika terapi bisa terlaksana 24 jam – 48 jam setelah terjadi serangan. 

Jenis-Jenis Terapi Pasca Stroke untuk Bantu Pasien Pulih

Apa saja jenis-jenis terapi yang bisa membantu pasien setelah serangan stroke terjadi? Ini lengkapnya: 

1. Terapi Gerakan

Ada terapi gerakan, yang jadi perawatan untuk melatih saraf motorik dan sensorik bagi penderita stroke. 

Terapis, bakal memeriksa dan mengobati stroke dengan gerakan tertentu. Misalnya seperti mengganti posisi tidur atau duduk, menggerakkan tangan maupun kaki, hingga melatih pergerakan yang lebih besar dengan cara pindah posisi tidur. 

2. Terapi Memori

Kemudian, ada terapi memori yang tujuan utamanya meningkatkan kemampuan otak serta pengembalian ingatan. 

Terapi ini, bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan juga perhatian penderita. Guna merangsang kemampuan otak, ada beberapa cara seperti melakukan permainan catur, menempel kalimat-kalimat, meletakkan benda-benda di tempat yang gampang terlihat, hingga mencatat hal-hal yang perlu mereka lakukan setiap hari. 

3. Terapi Bicara

Setelah stroke, setiap penderitanya bisa mengalami gangguan bicara, menulis, hingga memahami bahasa lisan maupun tulisan. 

Terapi ini jadi salah satu upaya agar kemampuan bicara dan otot-otot menelan bisa berfungsi dengan normal seperti sebelumnya. 

Adapun cara terapi pasca stroke ini adalah melatih kemampuan menelan makanan atau air, menamai gambar benda-benda, membaca dan menulis, serta lainnya. 

4. Terapi Okupasi

Salah satu terapi pasca stroke lainnya adalah okupasi. Tujuan utamanya adalah agar pasien bisa memperoleh kembali keterampilan yang mereka butuhkan untuk menjalankan aktivitas harian. 

Dalam terapi ini, pasien dan terapis bakal bekerja sama dalam mengatasi kesulitan pasien setelah mengalami stroke. 

Terapis nantinya akan meminta pasien menjalankan aktivitas tertentu, membantu dalam menemukan cara baru, atau bisa juga menyarankan penggunaan alat bantu terapi. 

Contohnya seperti mengajarkan cara makan hingga berpakaian. Atau bisa juga memberi saran tentang cara yang baik agar kembali beraktivitas normal. 

5. Terapi Psikologis

Pasien stroke, akan mengalami masalah pada kondisi psikologisnya. Maka dari itu, mereka butuh terapi psikologis agar dapat dukungan secara emosional. 

Saat psikologis pasien stabil, maka harapan sembuhnya bisa lebih cepat. Untuk itu, terapi ini dilakukan agar kondisi pasien tidak makin melemah. 

Semua terapi ini akan membantu pemulihan pasien pasca stroke. Guna hasil yang lebih baik, pengobatan stroke Surabaya di RS Premier Surabaya bisa jadi pilihan!